Manusia hidup dengan makan dan minum sehingga memiliki rasa lapar dan haus. Ternyata kadar emosional seseorang juga dipengaruhi oleh rasa lapar yang dideritanya.
Apabila perut sudah mulai berbunyi biasanya diikuti dengan badan mudah lelah, lemas, dan kurang bertenaga.Untuk beberapa orang ditandai dengan sakit kepala, pandangan mata kabur, kurang konsentrasi, pusing, maupun bingung. Selanjutnya apabila tidak segera diobati maka rasa lapar tersebut dapat membuat orang menjadi bertemperamen buruk yang mana mudah marah dan rewel, selebihnya jelas mengakibatkan sakit maag/gastrik.
Pada dasarnya orang makan untuk dua alasan, yaitu karena lapar dan karena nafsu makan. Lapar diartikan sebagai kebutuhan untuk makan yang terjadi
akibat reaksi fisik termasuk perubahan zat kimia dalam tubuh yang
berkaitan dengan rendahnya kadar glukosa darah ataupun
sebagai insting atau mekanisme pelindung yang membuat tubuh mendapatkan
bahan bakar yang diperlukan untuk dapat berfungsi dengan baik. Nafsu makan diartikan sebagai adanya keinginan untuk makan sesuatu yang disebabkan
reaksi sensoris atau fisiologi (sepeti melihat makanan yang lezat,
mencium aroma makanan, dan lainnya) yang merangsang respon fisiologis
yang tidak dapat dikontrol, seperti timbulnya air liur dan keinginan
untuk makan (tapi bukan lapar). Rasa lapar dan nafsu makan tidaklah sama.
Kenyataannya, masih banyak di antara Anda yang salah persepsi dengan
istilah ini, sehingga secara tidak langsung hal ini dapat menganggu
program diet seseorang.
Peningkatan emosional yang menjadi rasa marah biasanya disebabkan oleh faktor suatu kejadian ataupun karena dirinya sendiri. Apabila
orang dibiarkan lapar dalam jangka waktu lama, maka kadar gula darah di dalam
tubuhnya sangat terganggu, pasokan glukosa (gula) yang mencapai otak menjadi berkurang dan di
dalam darah, glukosa dikirim juga ke otak sebagai sumber energi yang antara lain
berguna untuk mengontrol temperamen dan emosi negatif lainnya. Dengan rendahnya kadar gula darah atau hipoglikemia inilah akan membuat emosional seseorang meningkat sehingga mudah tersinggung dan terpicu untuk marah. Demikian halnya gula darah rendah
juga dapat disertai dengan kecemasan, kelelahan dan sakit kepala.
Serotonin adalah hormon yang berfungsi mengontrol suasana
hati, nafsu makan dan tidur, juga merupakan hormon yang membuat orang merasa
bahagia dan menghilangkan emosi negatif. Apabila tingkat serotonin dalam tubuh rendah, juga dapat membuat orang menjadi mudah
tersinggung dan mudah marah. Serotonin disintesis dalam tubuh dengan bantuan asam amino yang disebut
triptofan, dimana triptofan tidak terbentuk internal di dalam tubuh tetapi harus dipasok oleh
makanan. Dengan demikian, menambahkan menu harian dengan makanan kaya asam amino
esensial menjadi sangat penting untuk tubuh kita.
Banyak ahli gizi di seluruh dunia juga merekomendasikan mengatasi amarah
dengan makanan yang mengandung glukosa atau makanan peningkat suasana hati untuk
mencegah rasa lapar. Diet yang kaya protein, lemak dan serat akan membantu
mencegah kelaparan.
1. Pisang
.
Pisang merupakan salah satu jenis buah
tropis yang mudah ditemui di Indonesia dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan buah lainnya. Tapi pernahkah anda menduga bahwa buah pisang yang biasa dikonsumsi sehari-hari
itu ternyata memiliki seribu macam manfaat mulai dari perlindungan
kardiovaskuler, menjaga kesehatan mata, memperbaiki tulang, hingga mampu
mencegah kanker ginjal. Makanlah pisang yang buahnya benar-benar matang, karena
semakin matang buahnya, maka tingkat antioksidannya juga semakin tinggi, menurut hasil Penelitian
Universitas Innbruck - Austria. Taruhlah
pisang dalam sebuah paper bag atau bungkus dengan koran untuk mempercepat proses matangnya.
Penelitian dari International Journal of Cancer menunjukkan
bahwa konsumsi buah pisang secara berkala dapat
melindungi tubuh. Penelitian selama 13.4 tahun mencakup penduduk yang terdiri
dari 61.000 wanita usia 40-76 menunjukkan bahwa wanita yang memakan lebih dari 75
buah dan sayuran per bulan (atau 2,5 se hari) mengurangi risiko kanker ginjal
sebanyak 40%, di antara buah-buahan lain, ditemukan pisanglah yang paling melindungi.
Pisang mengandung banyak
fruktooligosakarida, yang merupakan prebiotik atau bakteri yang baik bagi usus
besar. Bakteri ini memproduksi enzim serta vitamin yang meningkatkan
kemampuan penyerapan nutrisi serta melindungi terhadap mikroorganisme jahat. Kemampuan
tubuh untuk menyerap kalsium juga menjadi lebih baik sehingga bagus untuk
tulang dan mengurangi risiko kanker usus
Pisang adalah salah satu sumber potassium terbaik, yakni
mineral penting yang menjaga tekanan darah normal dan fungsi hati. Rata-rata, pisang
yang terdiri dari 467 mg potasium dan 1 mg sodium, dapat membantu pencegahan
tekanan darah tinggi dan atherosclerosis. Sebuah penelitian yang ditulis di Archives of Internal
Medicine mengungkapkan bahwa makanan dengan serat tinggi, seperti pisang, membantu
penyakit hati. Penelitian selama 19 tahun menunjukkan bahwa orang yang makan
banyak serat, sekitar 21 gram per hari, memiliki tingkat penyakit jantung
koroner 12% lebih sedikit, dan 11% penyakit kardiovaskuler lebih sedikit
berbandingkan dengan yang memakan serat sedikit (5 gram sehari).
Nilai energi pisang dua kali lebih tinggi daripada buah apel , yaitu sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi.
2. Kacang Almond
Kacang Almond banyak mengandung asam amino dengan tingkat tertinggi dari sekian jenis makanan dalam daftar makanan dan mengandung triptofan. Ketika dimakan maka triptofan akan masuk ke otak dengan cepat dan tingkat serotonin meningkat sehingga
bisa menurunkan tingkat emosional amarah seseorang. Kacang almond dapat meningkatkan protein High Density Lipoproteins (HDL)
atau biasa disebut ‘kolesterol baik’ dan menurunkan jumlah protein Low Ddensity Lipoproteins (LDL) atau bisa disebut kolesterol jahat. Mengkonsumsi kacang almond dapat mempertajam otak serta juga dapat mengontrol kenaikan gula darah dan tingkat insulin yang tidak diinginkan.
3. Keju
Keju memiliki hampir semua kandungan nutrisi pada susu, seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, dan fosfor.Keju membantu meningkatkan mood dan menurunkan emosional amarah. Keju yang diperam akan mempunyai flavor yang lebih kuat dibandingkan keju segar.
4. Cokelat
Cokelat memiliki sangat banyak manfaat, diantaranya : mencegah penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, meningkatkan mood, sebagai anti depresan, meningkatkan sirkulasi darah, menghambat penuaan, menghindari kelelahan kronis, meningkatkan produksi insulin secara alami, meningkatkan kesehatan mata, mengurangi resiko kanker, menghaluskan kulit, membantu sistem kerja syaraf otak.
Cokelat mengandung theobromine, yang telah terbukti untuk mengeraskan email gigi. Cokelat mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang dapat mendukung kesehatan. Cokelat sarat dengan antioksidan. Antioksidan membantu tubuh Anda bebas
dari radikal bebas, yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel.
Radikal bebas yang terlibat dalam proses penuaan dan dapat menjadi
penyebab kanker, jadi dengan memakan makanan yang kaya antioksidan
seperti cokelat dapat melindungi Anda dari berbagai jenis kanker dan
memperlambat tanda-tanda penuaan.
Cokelat membantu menjaga pembuluh darah Anda tetap sehat dan sirkulasi
tidak terganggu untuk melindungi dari diabetes tipe 2. Flavonoid dalam
cokelat juga membantu mengurangi resistensi insulin dengan membantu
sel-sel Anda untuk berfungsi secara normal dan mengembalikan kemampuan
untuk menggunakan insulin tubuh Anda secara efisien. Cokelat juga
memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti tidak akan menyebabkan
lonjakan besar dalam kadar gula darah.